Bumi.
Saya tidak pernah punya kuasa atas kamu.
Setiap pagi dan malam yang datang, semua itu milik kamu.
Setiap hembus angin dan setetes embun, semua itu untukmu.
Pernah memang, saya begitu menginginkanmu.
Saat itu dingin,dan kamu datang dengan mataharimu.
Memeluk saya, dan membawa hangat.
Apa salah kalau lalu saya berasa diayun?
dibuai.
tapi lagi-lagi itu dulu.
Dulu sekali.
saya menganggapnya sudah berlalu.
sudah selesai.Saya yang salah.
Dan saya memang pantas ditampar saat itu.
Bumi, kamu tidurlah. .
Tidurlah tanpa bawa mimpi kamu tentang saya.
Tdurlah tanpa update status kamu dengan nama saya. *PD gilak ;p
Saya bukannya mematikan api,
saya hanya meredupkan, biar apinya tidak membakar kamu.
Sudah cukup hutan habis dimakan api,
bumi,
peluklah bintang-bintang yang lain.
masih banyak bintang-bintang yang lebih cemerlang dari saya.
kamu tau bumi?
Hati saya juga patah,
jadi sudahlah. .
lepaskanlah. .
regards.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar